Rabu, 05 Desember 2012

BAB II (LANDASAN TEORI)

H
BAB 2
LANDASAN TEORI

  1. Pengertian Manajemen Pemasaran
Kita tahu bahwa marketing atau pemasaran memainkan peranan penting dalam membangkitkan era kegiatan ekonomi dan standar hidup yang baru. Pemasaran merupakan konsep menyeluruh, perdagangan dan distribusi hanya merupakan satu bagian atau satu kegiatan dalam sistem pemasaran secara keseluruhan. Jadi pemasaran merupakan keseluruhan dari pengertian tentang penjualan, perdagangan dan distribusi. Proses pemasaran dimulai sejak barang-barang belom diproduksi.
Keputusan-keputusan dalam pemasaran harus dibuat untuk menetukan produknya, pasarnya, dan promosinya. Kegiatan pemasaran tidak bermula pada saat selesainya proses produksi, juga tidak berakhir pada saat penjualan dilakukan. Perusahaan harus dapat memberikan kepuasan kepada konsumen juga mengharapkan usahanya dapat berjalan terus atau konsumen empunyai pandangan baik terhadap perusahaan.
Pemasaran mempunyai peranan penting dalm masyarakat karena pemasaran menyangkut berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang ekonomi dan sosial. Karena kegiatan pemasaran menyagkut masalah mengalirnya produk dari produsen ke konsumen, maka pemasaran menciptakan lapangan kerja yang penting bagi masyarakat. Denga demikian pemasaran merupakan sektor penting dalam pendapatan masyarakat. Di samping itu, perlu di sadari bahwa sebagian besar pengeluaran uang masyarakt konsumen mengalir ke kegiatan pemasaran.
Media advertansi yang dipergunakan untuk mempresentasikan produk, toko tempat kita berbelanja da banyak lagi kegiatan, merupakan kegiatan pemasaran. Selain itu pemasaran selalu mendorong untuk di lakukannya produk-produk baru. Hal ini karena pemasaran selalu berusaha menggugah dan menarik para konsumen.
  1. Fungsi-fungsi Pemasaran
Tujuan dari pada pemasaran atau marketing ialah mengarahkan barag0barang dan jasa- jasa ke tangan konsumen. Untuk itu di perlukan kegiatan-kegiatan tertentu. Berbagai jenis kegiatan dan proses, yang di perlukan karena spesialisasinya didalam pemasaran itu disebut fungsi pemasaran. Fungsi-fungsi pemasaran dapat di golongkan sebagai berikut :
  1. Fungsi pertukaran (exchange)
  2. Fungsi penyediaan fisik
  3. Fungsi faslitas

  1. Segmentasi Pasar
Segmentasi pasar sebagai suatu strategi pemasaran tidak dilakukan dengan cara membedakan atau menciptakan prodinkan didasarkan atas perbedaan minat dan kebutuhan terhadap produk yang sudah di pasarkan itu.
“Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi-bagika pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk ke dalam satuan-satuan pasar (segmentasi pasar) yang bersifat homogen”. ( Basu Swasta dan Irawan ; 1990,89)
Segmentasi merupakan proses yang menyeluruh dimana perusahaan harus memperhatikan pembeli dari masing-masing segmen. Setidaknya, usaha akan lebih ekonomis apabila unit-unit pembelian itu di kelompokkan ke dalam beberapa kelompok saja. Ini semua tidak terlepas dari usaha mencapai laba maksimum. 
  1. Tujuan Segmentasi Pasar
Tujuan dari segmentasi pasar adalah untuk menghemat usaha usaha pemasaran dengan menitik beratkan kepada pembeli yang berminat tinggi untuk membeli. Selain itu untuk menghubungkan antara kebutuhan dengan tindakan. Perusahaan menetapkan cara dan menggunakan dasar-dasar yang berbeda-beda pula. Dengan menyatukan program-program pemasaran kepada segmen yang akan dituju, manajemen dapat menggunakan sumber pemasarlebih yang lebih baik lagi.
Banyak cara yang dapat di lakukan untuk membagi-bagi pasar, namun tidak semua segmentasi adalah efektif. Untuk mendapatkan manfaat yng maksimal, maka segmen pasar harus memenuhi lima syarat yaitu:
  1. Dapat di ukur (measurable)
  2. Dapat di capai ( accessible)
  3. Dapat di bedakan (differentiable)
  4. Besarnya/jumlahnya harus cukup berarti (substantial)
  5. Dapat dilaksanakan/harus bersifat operasional (actionable)

  1. Pengertian Saluran Distribusi
Dalam perekonomian yang telah maju, sebagian besar produsen tidak langsung menjual barangnya kepada konsumen para pemakai barang akhir. Oleh karena itu, diantara produsen dan konsumen akhir terdapat perantara-perantara yang memerankan berbagai fungsi dan memakai bermacam-macam nama. Beberapa perantara lain seperti pedagag besar dan pengecer yang membeli, memiliki, dan menjual kembali barang dagangannya di sebut pedagang perantara.
Pada umumnya perusahaan bekerja sama dengan perantara pemasarn untuk menyalurkan produk-produknya ke pasar. Para perantara akan membentuk saluran pemasaran, di sebut juga saluran dagang atau saluran distribusi untuk memasarkan produk sampai ke tangan konsumen. Aktivitas yang di lakukan oleh orang-orang atau lembaga-lembaga tersebut dalam dunia pemasaran adalah sangat penting artinya, bagi produsen maupun bagi konsumen. Bagi produsen, dengan adanya lembaga-lembaga yang menyalurkan produknya berati memungkinkan produkna tersedia dalam pasar yang terjangkau oleh konsumen secara luas dan juga dapat mengurangi resiko dan tanggung jawab yang harus di pikul. Sebab apabil produk yang telah di produksi langsung dijual sendiri kepada konsumen dalam jumlah besar dan salam daerah pemasaran yang luas.
Sedangka bagi konsumen, adanya lembaga-lembaga yang menyalurkan produk berarti aka mempermudah dan mempercepat dalm melakukan pembelian pada saat produk tersebut di butuhkan. Bahka dengan semakin banyaknya lembaga-lembaga tersebut,konsumen akan menerima service atau pelayanan yang lebih baik. Oleh karena itu bisnis yang engatakan “pembeli adalah raja”.
“saluran distribusi adalah sebagai himpunan perusahaan atau perorangan yang mengambil alih hak atau membantu dala pengalihan hak atas barang atau jasa tersebut berpindah dari produsen ke konsumen”. ( Philip Kotler ;1993,354)
Perlu didasari bahwa kepurusan mengenai saluran distribusi merupakan keputusan terpenting dalam manajemn karena jelas bahwa keputusan yang akan di pilih ini akan mempengaruhi segala macam keputusan pemasaran. Penetapan harga suatu produk dalam suatu perusahaan juga akan di pengaruhi oleh saluran distribusi yang akan dipakai dalam mendtribusikan barang ketangan konsumen. Jika perusahaan menggunakan penyalur ukuran besar yang kualitas, tentu akan berpengaruh yang sangat berarti dalam penetapan harga jual produk, berbda dengan apabila perusahaan hanya menggunakan saluran pemasaran yang berukuran menegah dan berkualutas sedang.
Saluran distrbusi merupakan lembaga yag digunakan untuk menyalurkan produk perusahaan kepada konsumen sehingga terjasi pemindahan hak milik atas produk tersebut. Dengan demikian, penentuan saluran ditribusi yang akan digunakan sangatlah penting artinya sehingga sebelum program pemasaran dikembangkan, terlebih dahulu keputusan yang berkenaan dengan saluran distribusi harus di buat terutama untuk menentuka tipe dan jumlah tenaga penyalur yang hendak dipengaruhi dan pasar merupakan tujuan akhir daripada kegiatan saluraran distribusi.

  1. Fungsi Saluran Distribusi
Pada hakikatnya, saluran distribusi merupakan suatu metode untuk mengatur pekerjaan yang perlu dilaksanakn dalam mentransfer hak kepemilikan atas barang dari produsen kepada konsumen. Tujuan mentransfer hak kepimilikan ini adalah untuk menjembatani atau mengadakan hubungan antara pihak yang membutuhkan barang dengan pihak yang menawarkan barang. Jadi dalam hal ini tergantung maksud, antara tujuan menjual dan tujuan membeli barang dan atau jasa.
Dengan kata lain, saluran distribusi mempunyai tugas atau pekerjaan mengusahak terjadinya proses pertukaran barang atau jasa dari produsen ketangan konsumen. Adapun tugas atau fungsi saluran distribusi menurut Philip Kotler :
  1. Fungsi riset
  2. Fungsi promosi
  3. Fungsi kontak
  4. Fungsi penyesuaian
  5. Fungsi perundingan
  6. Fungsi enyaluran fisik
  7. Fungsi pembiayaan
  8. Fungsi resiko








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar