Sabtu, 27 April 2013

PROPOSAL PENELITIAN
Judul Penulisan Ilmiah : ANALISA BIAYA DISTRIBUSI DAN KUALITAS PELAYANAN DALAM
MENINGKATKAN HASIL PENJUALAN PT. SARI MELATI KENCANA,PIZZA HUT
Nama : Dwi Septiani
NPM : 12210211
Fakultas/Jurusan : Ekonomi/Manajemen
Jenjang studi : S-1 Manajemen

BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah
Melihat kondisi sekarang ini di mana persaingan dalam dunia usaha semakin ketat, maka untuk menghadapi situasi dan keadaan yang demikian pengusaha harus mampu serta cepat dan tanggap dalam mengambil keputusan agar perusahaan yang didirikan dapat berkembang dengan baik. Mendirikan suatu perusahaan bukanlah hal yang mudah, namun memelihara dan mengembangkan perusahaan yang sudah didirikan tersebut merupakan suatu pekerjaan yang jauh lebih sulit. Masalah-masalah akan selalu muncul baik dari dalam perusahaan maupun dari luar perusahaan. Pada prinsipnya setiap perusahaan tatkala menjual produk-produknya akan dihadapkan dengan strategi maupun teknik penjualan yang bagus, sehingga komoditas yang ditawarkannya dapat terjual dengan baik. 
Adapun salah satu teknik penjualan yang dimaksud adalah terkait dengan bagaimana dan seberapa tinggi kualitas pelayanan yang diberikan terhadap konsumen. Kualitas pelayanan yang diberikan adalah merupakan kinerja terpenting oleh perusahaan bagi kepuasan konsumen. Perusahaan harus memperhatikan hal-hal penting bagi konsumen, supaya mereka merasakan kepuasan sebagaimana yang diharapkan. Pada dasarnya kepuasan konsumen mencakup perbedaan antara tingkat kepentingan dan kinerja atau hasil yang dirasakan.
Dan hakikatnya kepuasan konsumen merupakan evaluasi purna beli di mana alternatif yang dipilih sekurang-kurangnya dapat memberikan hasil (outcome) sama atau melampaui harapan konsumen, sedangkan ketidakpuasan dapat terjadi apabila hasil yang diperoleh tidak memenuhi harapan yang diinginkan konsumen. Terdapat lima dimensi yang dirancang untuk mengukur kualitas pelayanan yang didasarkan pada perbedaan antara nilai harapan dengan nilai kinerja yang dirasakan oleh konsumen yaitu : Reliability, Responsiveness, Assurance, Emphaty dan Tangibles. Masalah pelayanan sebenarnya bukanlah hal yang sulit atau rumit, tetapi apabila hal ini kurang diperhatikan maka dapat menimbulkan hal-hal yang rawan karena sifatnya yang sangat sensitif.
Sistem pelayanan perlu didukung oleh kualitas pelayanan, fasilitas yang memadai dan etika atau tata krama. Sedangkan tujuan memberikan pelayanan adalah untuk memberikan kepuasan kepada konsumen, sehingga berakibat dengan dihasilkannya nilai tambah bagi perusahaan. Kita ketahui bisnis Rumah Makan merupakan suatu bentuk usaha yang menawarkan pelayanan jasa, oleh sebab itu manajemen Rumah Makan harus mampu
mengetahui kebutuhan serta keinginan yang mampu menciptakan kepuasan bagi konsumennya. Dalam hal ini peranan pemasaran jasa menjadi hal yang penting dalam memasarkan produk Rumah Makan. Ini diperketat dengan semakin tingginya persaingan pada industri Rumah Makan. Untuk dapat bersaing, salah satu strategi pemasaran yang diambil oleh usaha Rumah Makan adalah dengan membuat produk unggulan. Ini tentunya merupakan salah satu strategi yang memberikan keunggulan bagi usaha tersebut agar tetap bertahan.
Keputusan mengenai saluran distribusi merupakan salah satu keputusan paling penting yang di hadapi manajemen. Saluran distribusi yang di pilih perusahaan mempengaruhi seluruh keputusan pemasaran lainnya. Penetapan harga produk perusahaan tergantung apakah perusahaan menggunaka pedagang besar atau pengecer yang berkualitas tinggi. Dalam konsep pemasaran, penentu dan pengelolaan saluran distribusi merupakan salah satu pekerjaan yang penting karena nasib perusahaan tergantung pada seluruh pemasaran agar produksinya sampai ke tangan konsumen.
Berkaitan dengan uraian tersebut di atas, penulis memilih Pizza Hut Kalimalang sebagai objek penelitian. Perusahaan ini adalah sebagai distributor dari PT. Sari Melati Kencana yang bergerak di bidang industri rumah makan yang mempunyai jaringan distribusi yang berkembang dan mempertahankan penjualan disaat perekonomian lesu.
Perumusan dan Batasan Masalah
Rumusan masalah
1. Bagaimana Restoran Pizza Hut Kalimalang memberikan kualitas pelayanannya kepada pelanggan ?
2. Adakah hubungan kualitas pelayanan terhadap tingkat kepuasan konsumen?
3. Berapa besar pengaruh kualitas pelayanan terhadap tingkat kepuasan konsumen?
4. adakah hubungan biaya distribusi denga peningkatan hasil penjualan?
Batasan Masalah
Dalam pembahasan penulisan ilmiah ini penulis hanya membahas tentang hal yang berhubungan dengan tema utama penelitian yakni mengenai analisa biaya distribusi dan pengaruh kualitas pelayanan dalam meningkatkan penjualan. Data hasl penjualan dari tahun 2009-2011.
Tujuan
Sesuai dengan masalah yang di hadapi, makan tujuan penelitian dapat dinyatakan sebagai berikut :
  1. Untuk mengetahui bagaimana kegiatan pelayanan yang di lakukan oleh perusahaan.
  2. Untuk mengetahui hubungan dan pengaruh biaya distribusi terhadap tingkat penjualan.
    BAB 2
    LANDASAN TEORI

    1. Pengertian Manajemen Pemasaran
    Kita tahu bahwa marketing atau pemasaran memainkan peranan penting dalam membangkitkan era kegiatan ekonomi dan standar hidup yang baru. Pemasaran merupakan konsep menyeluruh, perdagangan dan distribusi hanya merupakan satu bagian atau satu kegiatan dalam sistem pemasaran secara keseluruhan. Jadi pemasaran merupakan keseluruhan dari pengertian tentang penjualan, perdagangan dan distribusi. Proses pemasaran dimulai sejak barang-barang belom diproduksi.
    Keputusan-keputusan dalam pemasaran harus dibuat untuk menetukan produknya, pasarnya, dan promosinya. Kegiatan pemasaran tidak bermula pada saat selesainya proses produksi, juga tidak berakhir pada saat penjualan dilakukan. Perusahaan harus dapat memberikan kepuasan kepada konsumen juga mengharapkan usahanya dapat berjalan terus atau konsumen empunyai pandangan baik terhadap perusahaan.
    Pemasaran mempunyai peranan penting dalm masyarakat karena pemasaran menyangkut berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang ekonomi dan sosial. Karena kegiatan pemasaran menyagkut masalah mengalirnya produk dari produsen ke konsumen, maka pemasaran menciptakan lapangan kerja yang penting bagi masyarakat. Denga demikian pemasaran merupakan sektor penting dalam pendapatan masyarakat. Di samping itu, perlu di sadari bahwa sebagian besar pengeluaran uang masyarakt konsumen mengalir ke kegiatan pemasaran.
    Media advertansi yang dipergunakan untuk mempresentasikan produk, toko tempat kita berbelanja da banyak lagi kegiatan, merupakan kegiatan pemasaran. Selain itu pemasaran selalu mendorong untuk di lakukannya produk-produk baru. Hal ini karena pemasaran selalu berusaha menggugah dan menarik para konsumen.
    1. Fungsi-fungsi Pemasaran
    Tujuan dari pada pemasaran atau marketing ialah mengarahkan barag0barang dan jasa- jasa ke tangan konsumen. Untuk itu di perlukan kegiatan-kegiatan tertentu. Berbagai jenis kegiatan dan proses, yang di perlukan karena spesialisasinya didalam pemasaran itu disebut fungsi pemasaran. Fungsi-fungsi pemasaran dapat di golongkan sebagai berikut :
    1. Fungsi pertukaran (exchange)
    2. Fungsi penyediaan fisik
    3. Fungsi faslitas

    1. Segmentasi Pasar
    Segmentasi pasar sebagai suatu strategi pemasaran tidak dilakukan dengan cara membedakan atau menciptakan prodinkan didasarkan atas perbedaan minat dan kebutuhan terhadap produk yang sudah di pasarkan itu.
    “Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi-bagika pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk ke dalam satuan-satuan pasar (segmentasi pasar) yang bersifat homogen”. ( Basu Swasta dan Irawan ; 1990,89)
    Segmentasi merupakan proses yang menyeluruh dimana perusahaan harus memperhatikan pembeli dari masing-masing segmen. Setidaknya, usaha akan lebih ekonomis apabila unit-unit pembelian itu di kelompokkan ke dalam beberapa kelompok saja. Ini semua tidak terlepas dari usaha mencapai laba maksimum. 
    1. Tujuan Segmentasi Pasar
    Tujuan dari segmentasi pasar adalah untuk menghemat usaha usaha pemasaran dengan menitik beratkan kepada pembeli yang berminat tinggi untuk membeli. Selain itu untuk menghubungkan antara kebutuhan dengan tindakan. Perusahaan menetapkan cara dan menggunakan dasar-dasar yang berbeda-beda pula. Dengan menyatukan program-program pemasaran kepada segmen yang akan dituju, manajemen dapat menggunakan sumber pemasarlebih yang lebih baik lagi.
    Banyak cara yang dapat di lakukan untuk membagi-bagi pasar, namun tidak semua segmentasi adalah efektif. Untuk mendapatkan manfaat yng maksimal, maka segmen pasar harus memenuhi lima syarat yaitu:
    1. Dapat di ukur (measurable)
    2. Dapat di capai ( accessible)
    3. Dapat di bedakan (differentiable)
    4. Besarnya/jumlahnya harus cukup berarti (substantial)
    5. Dapat dilaksanakan/harus bersifat operasional (actionable)

    1. Pengertian Saluran Distribusi
    Dalam perekonomian yang telah maju, sebagian besar produsen tidak langsung menjual barangnya kepada konsumen para pemakai barang akhir. Oleh karena itu, diantara produsen dan konsumen akhir terdapat perantara-perantara yang memerankan berbagai fungsi dan memakai bermacam-macam nama. Beberapa perantara lain seperti pedagag besar dan pengecer yang membeli, memiliki, dan menjual kembali barang dagangannya di sebut pedagang perantara.
    Pada umumnya perusahaan bekerja sama dengan perantara pemasarn untuk menyalurkan produk-produknya ke pasar. Para perantara akan membentuk saluran pemasaran, di sebut juga saluran dagang atau saluran distribusi untuk memasarkan produk sampai ke tangan konsumen. Aktivitas yang di lakukan oleh orang-orang atau lembaga-lembaga tersebut dalam dunia pemasaran adalah sangat penting artinya, bagi produsen maupun bagi konsumen. Bagi produsen, dengan adanya lembaga-lembaga yang menyalurkan produknya berati memungkinkan produkna tersedia dalam pasar yang terjangkau oleh konsumen secara luas dan juga dapat mengurangi resiko dan tanggung jawab yang harus di pikul. Sebab apabil produk yang telah di produksi langsung dijual sendiri kepada konsumen dalam jumlah besar dan salam daerah pemasaran yang luas.
    Sedangka bagi konsumen, adanya lembaga-lembaga yang menyalurkan produk berarti aka mempermudah dan mempercepat dalm melakukan pembelian pada saat produk tersebut di butuhkan. Bahka dengan semakin banyaknya lembaga-lembaga tersebut,konsumen akan menerima service atau pelayanan yang lebih baik. Oleh karena itu bisnis yang engatakan “pembeli adalah raja”.
    “saluran distribusi adalah sebagai himpunan perusahaan atau perorangan yang mengambil alih hak atau membantu dala pengalihan hak atas barang atau jasa tersebut berpindah dari produsen ke konsumen”. ( Philip Kotler ;1993,354)
    Perlu didasari bahwa kepurusan mengenai saluran distribusi merupakan keputusan terpenting dalam manajemn karena jelas bahwa keputusan yang akan di pilih ini akan mempengaruhi segala macam keputusan pemasaran. Penetapan harga suatu produk dalam suatu perusahaan juga akan di pengaruhi oleh saluran distribusi yang akan dipakai dalam mendtribusikan barang ketangan konsumen. Jika perusahaan menggunakan penyalur ukuran besar yang kualitas, tentu akan berpengaruh yang sangat berarti dalam penetapan harga jual produk, berbda dengan apabila perusahaan hanya menggunakan saluran pemasaran yang berukuran menegah dan berkualutas sedang.
    Saluran distrbusi merupakan lembaga yag digunakan untuk menyalurkan produk perusahaan kepada konsumen sehingga terjasi pemindahan hak milik atas produk tersebut. Dengan demikian, penentuan saluran ditribusi yang akan digunakan sangatlah penting artinya sehingga sebelum program pemasaran dikembangkan, terlebih dahulu keputusan yang berkenaan dengan saluran distribusi harus di buat terutama untuk menentuka tipe dan jumlah tenaga penyalur yang hendak dipengaruhi dan pasar merupakan tujuan akhir daripada kegiatan saluraran distribusi.

    1. Fungsi Saluran Distribusi
    Pada hakikatnya, saluran distribusi merupakan suatu metode untuk mengatur pekerjaan yang perlu dilaksanakn dalam mentransfer hak kepemilikan atas barang dari produsen kepada konsumen. Tujuan mentransfer hak kepimilikan ini adalah untuk menjembatani atau mengadakan hubungan antara pihak yang membutuhkan barang dengan pihak yang menawarkan barang. Jadi dalam hal ini tergantung maksud, antara tujuan menjual dan tujuan membeli barang dan atau jasa.
    Dengan kata lain, saluran distribusi mempunyai tugas atau pekerjaan mengusahak terjadinya proses pertukaran barang atau jasa dari produsen ketangan konsumen. Adapun tugas atau fungsi saluran distribusi menurut Philip Kotler :
    1. Fungsi riset
    2. Fungsi promosi
    3. Fungsi kontak
    4. Fungsi penyesuaian
    5. Fungsi perundingan
    6. Fungsi enyaluran fisik
    7. Fungsi pembiayaan
    8. Fungsi resiko

    BAB III 

    (METODOLOGI PENELITIAN)


    Metode Penelitian
    Dalam penelitian penulisan ilmiah ini penulis memerlukan informasi yag akurat agar dapat di capai suatu pembahasan yang rasional, untuk memperoleh dan mengumpulkan data yang di perlukan dalam penyusunan penulisan ilmiah ini penulis menempuh cara dengan menggunakan metode :
    1. Objek Penelitian
    Objek penelitian yang penulis amati adalah PIZZA HUT KALIMALANG terletak di Jl. HJ. Noer Alie, kav 18.14 Kalimalang Bekasi Barat
    1. Data Variabel
    Data yang di gunakan penulis terdiri dari :
    1. Data hasil penjualan dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2011
    2. Data biaya penjualan Pizza Hut dari periode yang sama yaitu tahun 2009 sampai dengan 2011
    3. Metode pengumpulan data
    Untuk memperoleh dan mengumpulkan data yang di perlukan dalam penulisan, pengambilan data-data tersebut dengan cara :
    1. Data primer yaitu data yang di dapat dengan cara meninjau langsung objek penelitian untuk mengumpulkan data.
    2. Data sekunder yaitu data yang di peroleh dari buku-buku, majalah, dokumen-dokumen, yang terdapat di Pizza Hut Kalimalang atau refernsi pihak lain yang dapat menunjang penelitian ini.



    1. Alat analisis yang di gunakan

    Alat analisis yang di gunakan adalah menggunakan metode regresi linear berganda.. persamaannya dapa di rumuskan sebagai berikut :
    Metode Regresi Linear Berganda
    Untuk mengetahui suatu persamaan regresi, pada metode ini ada dua variabel, yaitu variabel independent (variabel x) dan variabel dependent (variabel y) tujuan dari penggunaan regresi adalah untuk memperkirakan nilai dari dependent pada nilai variabel independent tertentu. Variabel dependent adalah variabel yang nilainya akan di ramalkan sebagai variabel independent adalah :
    Y= a + bX
    Variabel yang nilainya di pergunakan untuk meramalkan variabel independent. Untuk melihat hubungan antara 2 variabel dapat di lakukan melalui persamaan garis linier yang mewakili data yang berpasangan tersebut agar membentuk persamaan yang di butuhkan dri variabel Y, X1, X2 bentuk baku persamaannya adalah :
    Y= a+b1.X1+b2.X2
    Dimana :
    Y = variabel terikat (dependent)
    X1,X2 = variabel bebas (independent)
    B1,b2 = koefisien Regresi Linear Berganda
    A = Konstanta
     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar